Photobucket

Live from makkah al-mukarramah.

hati, bersabarlah..


Kehidupan ini adalah permainan dalam pelbagai adegan yang mencabar dan penuh dugaan serta ujian Allah. Sesungguhnya segala dugaan bertujuan menguji kesabaran dan tahap keimanan seseorang hamba.
Apabila terujinya seseorang hamba, maka segala mehnah dari-Nya itu adalah sebagai penghapus dosa yang menggantikan hukuman di akhirat kelak.
Kadangkala apabila diuji, kita merasa cukup kuat dan kental jiwa untuk menempuh segala dugaan yang mendatang, namun ada masanya pula kita cukup lemah dan merasa hampir rebah dalam perjuangan meniti kehidupan.
Ada kalanya kita berupaya melepasi ujian itu, namun ada kalanya juga kita merasakan tidak berupaya menghadapinya lantas merungut dengan apa yang berlaku.
Sesungguhnya tidak kita nafikan, ada ketika kita tidak mampu mengelak daripada menghadapi tekanan dalam menjalani kehidupan. Pelbagai tekanan dihadapi menyebabkan kita hilang semangat dalam menempuh cabaran dan dugaan yang datang silih berganti atau secara bertimpa-timpa.
Lihatlah betapa lemah dan kerdilnya kita, begitu cepat hilang pergantungan sedangkan Allah SWT sedang menduga.
Ujian yang dihadapi oleh manusia di dunia ini adalah dalam dua bentuk iaitu sama ada kesusahan atau kesenangan. Kedua-dua ujian itu benar-benar menguji kita sebagai hambanya.
Ingatlah bahawa kehidupan di dunia yang meliputi kemewahan dengan segala pangkat kebesaran dan kesenangan itu adalah sekadar ujian. Sesungguhnya hanya bagi mereka yang terpedaya yang akan hanyut dengan ujian ini.
Sedangkan dugaan kesusahan dan kesengsaraan di dunia pula, kadangkala membuatkan kita rasa lemah dan putus asa. Kadangkala kita seringkali mengeluh dengan apa yang ditetapkan untuk kita, dan seringkali jua kita persoalkan itu dan ini tentang takdir yang telah tertulis oleh-Nya. Apakah dengan penerimaan sebegini kita fikir kita cukup redha dengan ketentuan-Nya? Kadangkala pula kita seringkali merumuskan itu dan ini tentang ketetapan-Nya.
'Jikalau dugaan ini tiada, sudah tentu aku begini...'
'Jikalau ini tidak terjadi sudah tentu aku begitu.... '
Apakah kita fikir kita lebih tahu dari Dia yang menciptakan kita? Dan apakah kita fikir kita sebenarnya lebih tahu apa yang terbaik untuk kita?
Subhanallah. Maha suci Allah!
Sudah tentu kita hamba yang kerdil ini tidak tahu apa-apa berbanding Dia yang Maha Sempurna. Namun tanpa kita sedari segala persoalan yang timbul dibenak kita sebenarnya telahpun terjawab dalam Kalam Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan sesuatu, maka Dia juga Maha Mengetahui persoalan yang bakal timbul di fikiran hambaNya. Maka Dia lebih dahulu menjawab persoalan itu dalam ayat-ayat-Nya.
Inilah jawapan Allah tehadap persoalan yang kadangkala timbul dalam hidup kita.
Kenapa semua ini terjadi padaku?
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (Al-Baqarah : 216)

 Kenapa terlalu berat ujian ini?
"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan Kesanggupannya." (Al-Baqarah : 286)

Terasa kehidupan ini sudah tiada maknanya lagi bagiku. Mengapa?
"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi darjatnya, jika kamu orang-orang yang beriman." (Ali Imraan : 139)
 "... ..dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir." (Yusuf : 87)

 Bagaimana harus ku hadapi semua ini?
"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk." (Al-Baqarah : 45)

 Apa yang akan kudapat daripada semua ini?
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka.." (At-Taubah : 111)

Kepada siapa harus aku berharap?
"Cukuplah ! Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari-Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal." (At-Taubah : 129)

Berimankah aku?
 "Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman," sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta?" (Al-Ankabut : 2-3)



Renungi dan redhalah terhadap ketentuan Allah SWT. 
Pasti tersingkap hikmah yang tersembunyi di sebalik setiap ujian-Nya. 
Bersabarlah duhai hati. Moga kita menjadi hamba yang redha dan diredhai-Nya. 

This entry was posted in . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ya Allah, ampunkanlah bagiku apa yang aku kerjakan, apa yang aku sembunyikan dan apa yang aku nyatakan, apa yang tidak sengajaku lakukan dan apa yang Engkau lebih mengetahui daripadaku. Engkaulah yang terawal dan Engkaulah yang terakhir, tiada Tuhan selain Engkau. Ya Allah, aku pohon lindungan daripada azab api neraka dan azab kubur dan fitnah kehidupan dan kematian dan fitnah al-Masih al-Dajjal. Ya Allah, aku pohon perlindungan daripada dosa, dan hutang. ya Allah, aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang besar dan tidaklah dapat mengampunkan aku melainkan Engkau, maka ampunilah aku dengan keampunan daripadaMu dan rahmatilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

sahabatku..


persahabatan itu bukan terletak pada pertemuan..
bukan juga pada manis ucapan di bibir tapi pada ingatan seseorang dalam doanya...

tak perlu mencari teman secantik BALQIS..
andai diri tak sehebat SULAIMAN..
mengapa mengharap teman setampan YUSUF..
jika kasih tak setulus ZULAIKHA..
tak perlu mencari teman seteguh IBRAHIM..
andai diri tak sekuat HAJAR..
mengapa didamba teman hidup sempurna MUHAMMAD..
andai diri tak sehebat KHADIJAH..


jika ada kekurangan khabarkan padaku..bimbinglah diriku..terimalah kekuranganku itu sebagai keunikan..
dan berdoalah agar kita menjadi sahabat sehingga ke SYURGA "Kemanisan persahabatan akan terpancar daripada manisnya IMAN .
Bukan kerna aliran darah tetapi dipateri kerana ALLAH.
Saling menegur kearah kebaikan kerana tak mahu berpisah di hari PEMBALASAN"





Thank You Myspace Comments

Powered by Blogger.